Tampilkan postingan dengan label Pengobatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengobatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Maret 2014

21 RENUNGAN YANG MEMOTIVASI BAGI KITA dari Buku "Menguak Kehidupan Islam di Bali" (MKIB)

21 RENUNGAN YANG MEMOTIVASI BAGI KITA
(Dikutip dari buku Jangan Khawatir dan JAngan Bersedih hati/ JKJBH, karya Moeslih Rosyid)
1. Sahabat, jangan mengharapkan apa yang tidak Anda usahakan. Bukan saja sia-sia tetapi apa Anda tidak malu? So, bekerjalah dan berjuanglah untuk semua yang Anda inginkan. Jangan lupa minta izin dan meminta kepada-Nya untuk merealisasikannya. Selamat menjadi 24 karat

2. Sahabat, kalau ingin mengetahui tingkat kesuksesan kita, lihatlah seberapa besar kita menjadi asbab sukses orang lain. Seberapa banyak kita menjadi asbab kebaikan meski kita sendiri kadang dibenci, dan seberapa bermanfaat kita bagi orang lain. Jadi bukan dari seberapa banyak pujian datang kepada kita. Selamat menjadi 24 karat

3. Sahabat, jangan sia-siakan ibadah kita dengan ibadah kosong. Misalnya kita shalat tahajud, dhuha dan ibadah ainnya tanpa diiisi degan doa. isilan setiap ibadah dan perbuatan baikkita dengan perohonan kepada Allah. Karena berdoa adalah perintah-Nya. Jika bukan kepada Dia, lalu kepada siapa lagi kita akan meminta? Insya Allah, cepat atau ambat dengan berbagai bentuknya, apapun permohonan Anda akan dikabulkan. Selamat menjadi 24 karat
Motivasi Penebar Damai dan Rahmat di Bumi | 281

4. Sahabat, hal yang paling penting dan paling berharga di dunia ini adalah hidayah dari Allah Swt. Kalau bukan karena hidayah-Nya tidak mungkin kita bisa menjadi seperti ini yang bisa terus bersyukur dan berterima kasih atas semua hal yang terjadi pada kita. Sekali lagi, bersyukurlah atas apa yang Anda alami selama ini. Berterima kasihlah kepada Allah untuk semua pegetahuan dan pemahaman Anda tentang berbagai hal, niscaya semuanya akan menjadi berlipat ganda. Selamat menjadi orang bahagia.

5. Wahai yang merasa terancam oleh himpitan kebutuhan, kecemasan, kesengsaraan dan kegundahan, kunjungilah taman-taman kebajikan dan majelis-majelis yang membahas kebaikan. Sibukkan diri Anda dengan memberi, mengunjungi, membantu, menolong dan meringankan beban sesame, niscaya semua hal buruk tadi akan hilang dan berganti dengan kebahagiaan. Tidak mampu melakukannya? Mustahil, karena Allah memastikan Anda bisa. Selamat menjadi orang berbahagia

6. Hari ini milik Anda yang menginginkan kehidupan paling indah dan menyenangkan. Bukan kemarin atau besok. Besok adalah misteri dan bukalah dengan memberikan yang terbaik sekarang ini.

7. Kalau boleh saya tebak, Anda selama ini seringkali memikirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga lupa mensyukuri yang ada. Padahal karena itulah jiwa mudah tergoncang menjalani hidup yang hanya permainan ini. Obatnya hanya satu, bersyukur kepada ALLAH
282 | Menguak Kehidupan Islam di Bali

8. Beruntung itu adalah kalau apa yang kita lakukan dan dapatkan dalam hidup ini bisa menambah ilmu, pengalaman dan wawasan. Lalu kita dimampukan untuk bisa bersyukur atas semuanya. Bukan mengeluhkan yang pasti membawa sengsara.

9. Apapun yang kita lakukan harus kemudian bisa meingkatkan empat kecerdasan. Apa itu? (1) Kecerdasan spiritual (2) kecerdasan emosional (3) kecerdasan intelektual dan (4) kecerdasan sosial. Jika tidak, mari kita evaluasi lagi.

10. Sahabat, jika kita sudah yakin bahwa pembagi rejeki adalah Allah Swt, maka bisnis kita adalah dengan-Nya. Karenanya kita hars waspada terhadap bisnis kita yang tidak menjadi amal, tidak menjadi ilmu, memutuskan silaturahim, dan mengecewakan orang lain.

11. Kadang kita menyesal bukan terhadap apa yang telah kita lakukanm, tetapi lebih banyak menyesal terhadap apa yang tidak kita lakukan. So, jangan takut dengan kata gagal atau salah. Karena kita adalah makhluk yang pasti salah dan lupa. Hanya perlu diingat, semuanya ada aturannya.

12. Jika Anda tidak menyibukkan waktu dengan ketaatan, maka waktu Anda akan disibukkan dengan kemaksiatan. Maka mencari tempat-tempat majelis ilmu insya Allah hal terbaik yang bisa kita lakukan. Apapun dan dimanapun ia berada.

13. Kita terlalu sering berkeinginan apa yang kita kehendaki dituruti oleh orang lain. Bahkan terkadang kita marah saat apa yang kita kehendaki tidak dilaksanakan. Ketahuilah, bahwa sebaik-baik cara mengajak adalah dengan sikap
Motivasi Penebar Damai dan Rahmat di Bumi | 283
baik yang kita tunjukkan kepada orang. Hidayah dari Allah akan menyempurnakan usaha kita. Wallahu a’lam

14. Saya yakin Anda tidak keberatan saat sampah yang Anda buang lenyap tanpa bekas. Demikian pula seharusnya amal shaleh yang dilakukan. Tidak ingin dipuji, tidak mengharap balasan, tidak memamerkan dan hal sejenisnya.

15. Saat kita ingin berpaling dari Allah, niscaya Anda akan mendapatkan gerakan terasa hampa dan kekecewaan semakin dekat. Itulah mengapa shalat dan ibadah lainnya bukan untuk Allah tetapi ntuk diri kita sendiri.

16. Jika Anda punya pendapat, sampaikan. Siapa tahu pendapat yang Anda sembunyikan justru adalah solusi terbaik. Hanya saja harus disampaikan secara hikmah dan baik..

17. Semua orang mendapat jatah waktu yang sama dalam sehari, 24 jam. Namun pendapat mereka banyak yang berbeda. Ada yang mengatakan 24 jam tidak cukup dan ada pula yang sangat santai. Pertanyaannya, sudah cukup produktifkah Anda untuk urusan dunia dan akhirat? Jawabannya ada dalam diri Anda sendiri. Evaluasilah dengan mencatatnya.

18. Dari hasil penelitian yang saya lakukan, memaafkan adalah perkara yang sangat sulit untuk dilaksanakan. Padahal jika kita ingin hidup sehat, aman dan sukses serta damai, maka memaafkan menjadi syarat mutlaknya.

19. Menunda akan melipatgandakan beban di kemudian hari. Ingat , umur kita terbatas, jangan sampai Anda menyesal di kemudian hari. Apa yang bisa dilakukan sekarang, lakukan!!
284 | Menguak Kehidupan Islam di Bali

20. Sikap orang terhadap kita adalah cerminan sikap kita pada orang lain. Tidak perlu marah kalau ada orang yang tidak sopan kepada kita. Cukuplah berintrospeksi lalu merubah hal yang buruk yang biasa kita lakukan. Gitu aja kok repot.

21. Menyalahkan dan mencela hanya dilakukan oleh orang yang tidak paham. So, sebaiknya belajar dulu baru berkomentar. Allah menciptakan dua mata, dua telinga dan satu mulut, ya untuk diambil pelajaran tentangnya

Sabtu, 13 Juli 2013

Andai dosa beraroma, dari buku JKJBH Moeslih Rosyid

 Andai dosa itu memiliki aroma, pasti semua orang enggan mendekati kita. So? Mari mencoba menjadikan dosa sebagai sesuatu yang beraroma, sehingga kita enggan mendekatinya. Caranya? Sepertinya Anda lebih tahu. Semoga kita dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang terjaga. Amin

Impian, doa dan take action, dari buku JKJBH Moeslih Rosyid

   Tindakan Anda untuk segala impian yang selama ini Anda cita-citakan, adalah pendukung terkabulnya do’a yang terucap. Karena sebanyak apapun do’a, harapan dan cita-cita, jika tidak ditunjang dengan usaha konkrit, adalah fatamorgana, omong kosong saja. Take action please.

Impian yang tidak membahagiakan, dari buku JKJBH Moeslih Rosyid

Yang tak akan pernah membahagiakan adalah impian tanpa tindakan. Obatnya hanya satu, yaitu Semangat meraih ridho Allah SWT langkah pertamanya dengan bersyukur dulu kepada-Nya. Selanjutnya bekerja keras. Pasti akan terbuka lebar jalan untuk sukses kita. 

Semoga kita menjadi pemimpin yang baik, dari buku JKJBH Moeslih Rosyid

 Kekuasaan yang seseorang emban adalah amanah dari Sang Mahakuasa. Tapi banyak manusia yang seakan merasa dirinya penguasa hakiki. Memerintah sewenang-wenang, marah jika tak dituruti, tidak menghargai kerja keras orang, dsb. Tidakkah merasa ada Sang Pengawas yang selalu mengamati kinerjanya? Semoga kita tidak termasuk yang demikian itu. Amin

Gersang tanpad Allah, dari buku JKJBH Moeslih Rosyid

  Ketika jauh dari Allah. Hidup terasa gersang, meski dibanjiri kemewahan. Kerja terasa rumit, meski jabatan tinggi. Yang paling menyedihkan, makhluk-Nya pun menjauh. Dekatkanlah diri ini dengan-Mu ya Allah.

Jangan mudah mencela dan menyalahkan, dari buku JKJBH Moeslih Rosyid

Menyalahkan dan mencela hanya dilakukan oleh orang yang tidak paham. So, sebaiknya belajar dulu baru berkomentar. Allah menciptakan dua mata, dua telinga dan satu mulut, ya untuk diambil pelajaran tentangnya

Sikap orang lain adalah cermin, dari buku JKJBH Moeslih Rosyid

Sikap orang terhadap kita adalah cerminan sikap kita pada orang lain. Tidak perlu marah kalau ada orang yang tidak sopan kepada kita. Cukuplah berintrospeksi lalu merubah hal yang buruk yang biasa kita lakukan. Gitu aja kok repot

Jangan sampai menyesal karena menunda melipatgandakan beban nanti dari buk JKJBH Moeslih Rosyid

  Menunda akan melipatgandakan beban di kemudian hari. Ingat , umur kita terbatas, jangan sampai Anda menyesal di kemudian hari. Apa yang bisa dilakukan sekarang, lakukan!!

Pentingnya Memaafkan dari buku JKJBH Moeslih Rosyid

Dari hasil penelitian yang saya lakukan, memaafkan adalah perkara yang sangat sulit untuk dilaksanakan. Padahal jika kita ingin hidup sehat, aman dan sukses serta damai, maka memaafkan menjadi syarat mutlaknya

Minggu, 14 April 2013

Orang taat mudah terkabul doanya (dari buku Jangan Khawatir dan Jangan Bersedih Hati/JKJBH karya Moeslih Rosyid)

Sahabat, yang menentukan kita sakit atau sehat, kaya atau miskin adaah kita sendiri. Merasa sehatlah dengan bersyukur, merasa kayalah dengan syukur dan sedekah, lalu tingkatkan ibadah sunah, maka kitaakan benar-benar sehat dan kaya. Selamat menjadi 24 karat

Jumat, 19 Oktober 2012

Ciri Orang Kaya, dari buku "DIlarang Miskin" karya Moeslih Rosyid


Ciri Orang Kaya


Agar buku ini kelihatan adil, saya harus mengurai juga apa hasil penelitian saya tentang cirri orang kaya. Meskipun judul buku ini tentang kemiskinan, namun menjelaskan kondisi orang kaya adalah hal mutlak yang akan memudahkan kita mencapainya.
           
            Kaya itu bukan kondisi tetapi pilihan. Kaya bukanlah takdir tetapi nasib. Kita tidak bisa merubah takdir tetapi kita bisa merubah nasib kita. Maka memilih menjadi orang yang bernasib kaya adalah hal penting yang harus kita kejar. Setidaknya kalau kita sudah miskin harta, harus kaya hati. Benar?

a.      Memaafkan
Kebesaran itu ditandai dan kejayaan itu ditandai dengan memaafkan. Masih ingat tidak ketika orang kafir Quraisy ketakutan setengah mati melihat rombongan kaum muslimin dari Madinah menuju Mekah? Padahal mereka tidak embawa apa-apa, tetapi secara aneh Mekah tertaklukkan dengan tanpa melakukan apapun.

            Ini kalau dalam ilmu leluhur kita dari Jawa disebut dengan “Menang tanpa ngasorake,” yaitu menang tanpa harus mengalahkan. Orang yang memaafkan itu posisinya menang lho, dan dia tidak perlu mengalahkan siapa-siapa, dia tetap menang tanpa harus ada yang dipermalukan.

            Cirri orang kaya yang pertama. Kekayaan ini tak ternilai harganya karena mungkin tidak bisa dihitung dengan kalkulator. Memaafkan apapun yang telah dilakukan orang lain kepada kita menunjukkan siapa kita. Cara menunjukkan diri kita bukan dengan cara memaki dan membalas kejahatan dengan kejahatan yang lebih besar, tetapi dengan memaafkan meskipun proses hukum memang harus tetap jalan.

Memaafkan sama dengan menghilangkan bekas kesalahan orang lain. Memaafkan dalam konteks yang lebih tinggi levelnya adalah melupakan kebaikan yang telah kita lakukan. Jika ini sudah bisa kita lakukan, maka predikat kaya sudah melekat pada diri kita. Kebiasaan orang kaya yang memaafkan telah kita lakukan, dan secara pasti entah cepat atau lambat kekayan materi akan menyusul.

Pertanyaan saya kepada Pembaca, setuju tidak bahwa memaafkan itu adalah hal penting yang harus kita miliki setiap saat? Karena ketahuilah bahwa jika Anda ingin melakukan perjalanan jauh, maka hilangkan beban yang akan menghalangi perjalanan Anda. Beban itu adalah salah satunya tidak memaafkan. Jika sudah memaafkan dan perjalanan kita ringan, maka sampai ke tempat tujuan, kaya misalnya, akan mudah untuk dicapai. Semoga menginspirasi.

           
b.      Suka memberi
Pembaca pernah tidak berfikir bahwa orang yang membagi-bagi zakat secara besar-besaran bahkan dim omen Ramadhan sampai ada yang meninggal itu dilakukan oleh orang miskin? Jawabannya tidak. Pasti orang kaya yang terbiasa memberi.

            Kalau Anda merasa belum mampu memberi materi, masih ada yang bisa Anda lakukan, yaitu memberikan tenaga yang Anda miliki untuk orang lain. Bila tenaga pun ternyata tidak ada atau lemah, masih ada peluang untuk tetap bisa memberi, yaitu memberi semangat, support maupun nasihat. Nah kalau sampai di sini Anda tetap belum bisa melakukannya, berikan mereka doa Anda. Pasti Anda akan mendapatkan imbas dari doa itu.

            Orang kaya memiliki kebiasaan memberi, dan kalau ada yang mengaku sebagai orang kaya dan tidak pernah memberi, maka itu adalah fitnah. Tentu saja memberi ini tidak harus diumumkan, bahkan memang saat tangan kanan sedang memberi , tangan kiri tidak boleh tahu. Tetapi apakah Anda merasa suka memberi? Kalau iya, berarti Anda memang orang kaya.


c.      Ingin bermanfaat
Ciri orang kaya selanjutnya dalah selalu ingin bermanfaat bagi orang lain.

d.      Banyak bersyukur
e.      Jiwanya tenang
f.       Dekat dengan Tuhan
g.      Dekat dengan manusia
h.      BERMODAL (Berani/syajaah, Empati, Rasional, Motivasi, Orang tua baktiin, Dermawan, Allah tempat meminta, selalu meingkatkan Layanan)









Selasa, 31 Januari 2012

Jika ingin dicintai, kitalah yang harus memulainya

Sahabat ytc, untuk dicintai kita harus mencintai dulu. Mustahil orang akan mencintai kita bila rasa benci memenuhi diri kita. Kalau orang masih suka, itu lebih karena kita berhasil menyembunyikannya. So, mari kita cintai Allah, rasul, keluarga, sahabat dan apapun dengan tulus hanya berharap ridha Allah dan cinta-Nya. Lalu perbanyak dzikir sebagai pembasuh daki amal kita. (moeslih MPIM) 

Rabu, 18 Januari 2012

Membenci Iblis Berarti membenci Penciptanya (dari buku Iblis Guruku / IG karya Moeslih Rosyid)


Saat saya kecil sering orang di sekitar saya mengatakan Allah dengan sebutan ‘sing medeske lombok’ (yang menciptakan lombok menjadi pedas ; Jawa).  Jadi waktu itu kalau saya mengeluh dengan pedasnya sambal, saya dibilang mbalelo, menentang ketentuan Allah.

            Maklum sewaktu masih kecil kehidupan di tempat saya masih sangat minim. Nampaknya hal ini juga terjadi dengan orang-orang di sekitar saya, para tetangga. Sarapan ikan asin, dengan sambal bawang putih. Nasinya nasi ‘thiwul’ atau nasi gaplek. Nasi thiwul ini adalah makanan khas Pacitan, yang saat itu rasanya uenak tenan kalau dimakan dengan ikan ‘gereh’. Ikan gereh adalah ikan tongkol yang diasinkan dengan sangat asin, sehingga satu ekor sebesar ibu jari bisa dibagi tiga dan bisa untuk menghabiskan tiga piring nasi. Sampai di sekolah pun mulut masih membawa aroma bau bawang putih. Maklum sikat gigi hanya dilakukan saat menjelang tidur dan sambil mandi pagi. Itupun pasta giginya bukan dengan pepsodent atau merek lainnya, tetapi dengan batu merah yang ditumbuk. Keren bukan? Tetapi kalau mau, pembaca bisa mengamalkan doa nurbuah agar gigi kita kuat. Setidaknya saya menjadi bukti.

            Jangan mengeluh, itulah yang diajarkan oleh orang tua saya dan Mbah Mukri, kakek sekaligus guru spiritual saya yang pertama. Dan saya seperti biasanya termasuk murid yang sabar dan tekun, serta sangat mencintai guru saya. Jadi memijat guru adalah kebiasaan saya sejak kecil.  Tetapi kan ada buktinya, guru saya sangat menyayangi saya.

            Kembali kepada topik benci membenci. Ketika saya mengatakan makanan tidak enak, maka Ibunda mengatakan kalau saya sedang menghina Allah. ‘sebenarnya tidak ada makanan yang tidak enak itu Slih,’ demikian kata Ibunda. ‘yang membuat makan enak atau tidak itu ya kita sendiri. Dan itu harus diawali dengan rasa syukur kepada Allah, selanjutnya menikmati makanan itu,’ lanjut Ibunda menasehati saya. Karenanya, sejak saat itu doa sebelum makan saya bukan hanya, “Allahuma bariklana fiima razaqtana waqina ‘adzaban nar,” tetapi saya tambah dengan, “Ya Allah berikanlah kenikmatan yang luar biasa dalam saya makan ini ya Allah. Dan berkahilah makanan ini. Amin.

            Dan memang terbukti, ketika saya sudah bisa melakukannya, setiap makan menjadi sangat nikmat. Bahkan tidak jarang kemudian kami berebutan dalam makan. Ibunda pun tak kalah cerdik, dari anak tujuh, setiap waktu makan, Ibunda sudah menyediakan tujuh piring untuk anak-anaknya. Allahlah pencipta alam dan semua yang hidup di dalamnya. Tak terkecuali binatang dan tumbuhan yang diperuntukkan bagi manusia. Semuanya ciptaan Allah, sekaligus bukti bahwa Allah adalah maujud, ada. Dan Dia Maha Adil, Pengasih dan Penyayang. Mengasihi semua makhluk-Nya tanpa pandang bulu.

            Jadi menurut saya, Iblis yang oleh Allah telah diberi tugas untuk menjadi penjahat, ya jangan kita benci. Pemeran di sinetron yang harus melakoni tindakan keji dan sangat jahat, ya jangan dibenci. Kalau dia tidak melakukan itu, pasti akan dipecat. Kalau mau membenci bencilah produsernya atau sutradaranya yang membuat film seperti itu. Tetapi beranikah Anda membenci Allah yang telah membuat film seperti itu? Beranikah Anda membenci Allah yang telah menempatkan Iblis sebagai penjahat yang bertugas menjerumuskan kita? Rasanya tidak pantas dan tidak boleh.

            Penulis skenario, produser dan juga sutradara film non pornografi saya kira mempunyai tujuan  yang mulia. Pasti mereka ingin memberikan contoh untuk menjadikannya sebagai pelajaran bagi kehidupan nyata sehari hari. Dan kalau produser kemudian melakukan hitung-hitungan untuk keuntungannya, itu sangat bisa dipahami. Mereka membuat film kan untuk bisnis. Dan saya sangat yakin bahwa diantara misi bisnis yang mereka emban, ada misi sosial yang juga dilaksanakannya. Semoga..

            Misi sosial tadi salah satunya memberikan pengajaran kepada pemirsa. Demikian juga dengan Allah, membuat hidup yang dikatakan-Nya sebagai ujian ini dimaksudkan untuk diambil pelajaran oleh orang-orang beriman yang berakal. Semoga kita termsuk ke dalam golongan orang-orang yang mendapat petunjuk-Nya. Amin. So, saya tidak akan membenci Iblis, meski saya tidak mencintainya. Karena membencinya tidak berbeda dengan membenci Allah Swt.

Hanya Mahabatullah sebagai Dasar (dari buku Iblis Guruku / IG karya Moeslih Rosyid)


Sejak kecil saya diajar orang tua untuk saling menyayangi dan mencintai sesama. Dan saya termasuk anak yang paling nurut dibandingkan dengan saudara saya yang lain. Sayang, karena patuhnya saya kepada perintah orang tua, justru Ayah saya sendiri menyesal.
            Pembaca ngerasa aneh kan? Patuh kok malah menyesal. Begini ceritanya. Saking sayangnya orang tua kepada anak. Dan kebetulan saya tujuh bersaudara, sehingga bisa dibayangkan bagaimana sibuknya Ibunda mengurus kami. Sampai akhirnya kami dilarang keras mandi dan berenang di sungai.

            Ketika masa kecil saya, kali cilik (sungai kecil ; jawa) yang berada di belakang rumah saya cukup dalam. Dan untuk belajar berenang cocok sekali, meskipun di tempat itu juga orang BAB. Dan saya yang adalah anak manis dan berbakti kepada orang tua, tidak ikut bermain air di sungai itu ketika teman-teman saya mengajak untuk melanggar kesepakatan dengan orang tua.

            Penyesalan Ayah saya baru muncul ketika sudah mencapai usia SMP saya mengaku belum bisa berenang. Saat itulah ayah baru sibuk melatih saya renang. Beliau tahu persis bagaimana hadits Rasul memerintahkan agar orang tua mendidik dan melatih anak-anaknya berenang dan memanah. Lumayanlah akhirnya meski kalau diharuskan balap dengan Mashuri adik saya jelas kalah, saya masih bisa terapung di air. Maklum ayah saya termasuk tokoh masyarakat yang cukup sibuk membina umat saat itu, selain beliau berdinas di Kantor Pengadilan Agama Pacitan. Jadi saya pun memahaminya.

            Semuanya saya lakukan karena cinta saya kepada orang tua sedemikian besar. Apalagi kepada Ibunda, sungguh jika saya harus menderita, akan saya lakukan demi Ibunda tercinta. Saya pun sejak SD yang sorenya belajar dan juga mengajar di Madrasah Bustanul Ulum Sirnoboyo Pacitan, malamnya tidur di Majid Arjowinangun. Disana saya belajar banyak hal kepada Almarhum Kyai Masduki Ja’far yang dengan tekun dan penuh kasih sayang mengajari kami semua. Jadi sedih kalau ingat ini.

            Dari sanalah kemudian pribadi lembut dan nyaris seperti penakut terbentuk. Karenanya, untuk mengimbangi itu, saya berlatih kungfu di Balai Desa Pacitan. Dengan belajar kungfu, maka keseimbangan fisik dan pendidikan spiritual bisa terpenuhi. Di rumah, kebetulan kakek saya Mbah Ahmad Mukri adalah seorang spiritualis yang secara rutin semenjak saya memasuki usia remaja siap menjadi guru spiritual. Meski bahasanya Jawa, tetapi ilmu dan amalan yang ditawarkan Mbah Mukri sangat islami. Kami berlima ; Mas Anis Sutrisno, Mas Bagiyo, Mas Susilo, Mas Maman dan saya rajin mendatangi beliau setiap malam Senin dan malam Jum’at. Bakda subuh pun rutin kami gunakan untuk berdiskusi.

            Singkat cerita, perjalanan spiritual yang beberapa diantaranya saya urai pada buku MPIM, membawa saya kepada suatu maqam. Yaitu maqam seperti yang dilakukan para ulama demi kemaslahatan umat. Tentu saja semuanya tidak saya lakukan kecuali hanya untuk mendapatkan cinta Allah Swt. Dan penyusunan buku ‘IG’ ini adalah salah satu dari ekspresi cinta saya kepada Dzat yang nyawa saya berada di tangan-Nya. Ya Allah, Aku mencintai-Mu.

            “Waminan naasi man yasytari nafsahub tighaa’a mardhaatillahi. Wallahu ra’ufun bil ibad,” Dan diantara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah, dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya (Qs Al-Baqarah : 207). Ya Allah jadikanlah aku dan pembaca IG menjadi  bagian dari mereka, Amin.

Jangan pernah membenci, bahkan kepada iblis sekalipun (dari buku Iblis Guruku / IG karya Moeslih Rosyid)


Dalam Buku Mengobati Penyakit Itu Mudah (MPIM),  saya menekankan adanya ‘zero action’ bila seseorang ingin hidup sehat. Dalam meraih ridha Allah pun zero action ini sangat penting untuk kita persembahkan kepada orang sekitar kita.  Zero action adalah aksi mengosongkan pikiran dari hal-hal negatif yang ada di dunia ini. Misalnya iri, dengki, benci, dendam, marah dll. Meminjam  istilah Pak Riayan Amin pimpinan Bank Muamalat Indonesia, “janganlah kita terlalu percaya diri, tetapi percayalah kepada Allah Swt”.

            Coba pembaca mengingat angka nol atau 0. coba diperhatikan, 0 X 25 =  0. 0 X 9000 = 0. Apakah 25 = 9000? Mulai pusing kan? Ayo silakah diotak atik, dan pasti akan benar.

            Intinya adalah bahwa angka nol bisa berada dimana saja. Nol yang saya sebut dengan zero disini, bisa menjadi apa saja. Zero disini adalah mengosongkan diri dari segala hal yang negatif. Dengan zero, seseorang akan memandang sesuatu dengan bersih. Bersih dari prasangka, bersih dari kecurigaan dan bersih dari hal-hal yang akan menyesatkan kita.

            Tetapi tidak semudah itu. Untuk menempati posisi zero tadi seseorang bisa saja harus melalui angka-angka lain dengan penuh onak dan duri. Jadi, belajar dan belajar adalah hal penting yang harus dilakukan orang. Karena dengan mengetahui ilmu dan pengetahuan, kita bisa memilih dengan benar sesuai yang ditetapkan dan diinginkan oleh goal yang kita tuju, Allah Swt.

            Ketika berhadapan dengan orang yang pikiran kita sudah tidak zero kepadanya, maka apapun yang dilakukannya, niscaya hasilnya jelas sesuai dengan pola  pikir kita itu. Misalnya, kita sudah curiga pada seseorang dan kecurigaan itu menghasilkan tertumpuknya kebencian pada alam bawah sadar kita. Maka apapun yang dilakukan oleh orang itu, meski itu suatu kebaikan, pasti akan dipandang miring oleh kita. salahlah dia, dan seterusnya.

            Iblis, dalam tataran syariah memang adalah satu nama yang kita harus membencinya, kata teman saya. Padahal bukan harus membencinya, tetapi tidak melaksanakan apa yang menjadi bagian atau domainnya. Kita punya tugas mulia dan dia memiliki tugas yang berlawanan dari tugas kita itu. Pertanyaannya? Haruskah kita  saling membenci sementara dia tidak pernah keluar dari kesepakatan dan ijin dari Tuhannya? Menurut saya tidak.

            Karenanya  saya sangat setuju dengan statemen Ustadz Ikram saat kami bertemu pada Idul Fitri tahun 2008 lalu. Statemen itu adalah, “Janganlah engkau pernah membenci kepada siapa pun,  bahkan kepada Iblis sekalipun.”  Tidak setuju? Silakan alasannya dicatat dengan membadingkan pendapat saya pada buku ini secara holistic, total. Kemudian hasilnya dikirim ke moes0569@yahoo.com.

68 Manfaat Dzikir (dari buku Iblis Guruku / IG karya Moeslih Rosyid)


Saya  dan saya kira semua orang pasti ingin mendapat manfaat dengan apa yang ia lakukan. Kalau bisa sih selalu untung. Baik keuntungan secara materi maupun non materi.

            Jangan khawatir, dengan kita berdzikir ada sedemikian banyak manfaat yang bisa kita dapat. Semuanya sudah saya alami dan buktikan, memang dengan mendawamkan berdzikir kita akan merasa uenak tenan.

            Rasulullah Saw dalam sabdanya, “Ketika tidur, setan mengikat bagian atas kepala kalian dengan tiga ikatan. Kalian punya malam panjang yang bisa dinikmati. Jika bangun dan mengingat Allah Swt, lepaslah satu ikatan. Ketika berwudhu, lepaslah satu ikatan. Dan ketika mendirikan shalat, lepaslah satu ikatan lagi. Dengan begitu, kalian akan menyongsong pagi dengan dinamis dan jiwa yang tenang. Tetapi kalau tidak, kalian pasti akan menyongsong pagi dengan buruk dan jiwa yang malas.” (HR Bukhari-Muslim)

            Dalam kitab Miftahu Al-Falah wa Misbahu Al-Arwah, Ibnu Atha’illah As-Sakandari mencatat setidaknya terdapat 68 manfaat dzikir. Enam puluh delapan manfat berdzikir itu adalah :
1.   Mengusir, menangkal, dan menghancurkan setan.
2.   Membuat Allah ridha dan membuat setan murka.
3.   Menghilangkan segala kerisauan dan kegelisahan serta  mendatangkan kegembiraan dan kesenangan.
4.   Melenyapkan segala keburukan
5.   Memperkuat hati dan badan
6.   Memperbaiki apa yang tersembunyi dan yang kelihatan.
7.   Membuat hati dan wajah menjadi bersinar terang.
8.   Mempermudah datangnya rejeki.
9.   Mendatangkan wibawa dan ketenangan
10. Mengilhamkan kebenaran dan sikap istiqamah dalam setiap urusan.
11. Memunculkan sikap muraqabah (merasa diawasi Allah) yang mengantarkan pada kondisi ihsan. Yaitu kondisi saat hamba menyembah Allah dalam keadaan  seolah-olah melihat-Nya.
12. Memunculkan keinginan untuk kembali kepada Tuhan. Siapa yang banyak mengingat-Nya, itu akan membuatnya kembali kepada Tuhan dalam setiap persoalan.
13. Membuat seseorang dekat dengan Allah.
14. Membuat pintu makrifat dalam hati.
15. Menambah penghormatan dan rasa takut kepada Allah.
16. Mendatangkan sesuatu yang paling mulia dan paling agung yang dengan itu hati menjadi hidup seperti tanaman karena hujan. Dzikir adalah makanan ruhani sebagaimana nutrisi adalah makanan tubuh. Ia juga merupakan perangkat yang membuat hati menjadi bersih dari karat berupa lalai mengikuti hawa nafsu.
17. Menjadi lampu penerang bagi pikiran, yang memberi petunjuk dalam kegelapan.
18. Menghapus dosa dan kesalahan. Sebab, setiap amal kebaikan akan menghapus kesalahan.
19. Melenyapkan kenestapaan yang diakibatkan oleh adanya jarak antara Allah dan hamba yang lalai.
20. Tasbih, tahlil dan takbir yang dibaca oleh seorang hamba, akan mengangkat derajatnya di tengah arsy yang mulia. Sebab, semua ibadah pada hari kiamat akan  berpisah kecuali dzikir, tauhid dan pujian kepada-Nya.
21. Siapa yang saat lapang mendekat kepada Allah dengan berdzikir kepada-Nya, Allah pun akan mendekat kapada orang itu bila ia sedang dalam kesulitan dengan memberi karunia-Nya. Dalam atsar disebutkan bahwa ketika seorang hamba yang taat dan tekun berdzikir kepada Allah dalam kesulitan atau sedang meminta kebutuhannya pada Allah, maka para malaikat berkata, “Wahai Tuhan, ini suara yang sudah makruf (biasa didengar) yang berasal dari hamba yang makruf.” Juga disebutkan bahwa tidak ada amal ya lebih bisa menyelamatkan seseorang dari siksa Allah daripada dzikir.
22. Dzikir juga menjadi penyebab turunnya ketenangan, adanya naungan para malaikat dan turunnya mereka untuk seorang hamba, serta penyebab datangnya limpahan rahmat. Inilah nikmat yang paling besar bagi seorang hamba.
23. Menghalangi lidah seseorang untuk melakukan ghibah, berkata dusta, dan melakukan kebatilan lainnya.
24. Orang yang berdzikir akan membuat teman duduknya tenteram dan bahagia.
25. Majelis dzikir tidak akan membuat seseorang menyesal   dan merugi pada hari kiamat.
26. Dzikir yang disertai dengan tangis dan ratapan  merupakan penyebab bagi seseorang mendapatkan naungan arsy pada hari pembalasan.
27. Orang yang sibuk berdzikir kepada Allah hingga lupa meminta, akan diberi sesuatu yang lebih baik dari yang diberikan kepada mereka yang meminta. Selain itu, ia akan selalu diberi kemudahan.
28. Gerakan dzikir atas lidah merupakan gerakan yang paling ringan bagi manusia.
29. Dzikir merupakan tanaman surga. Seperti yang disebutkan dalam hadits-hadits hasan. Tanah surga itu subur dan airnya segar. Ia berupa lembah dan yang menjadi tanamannya adalah subhanallahi wal hamdu lillahi wala ilaha illallahu allahu akbar.
30. Dzikir menyebabkan seseorang bebas dari api neraka dan selamat dari lupa, baik di dunia maupun di akhirat. Sebagaimana firman Allah : “Ingatlah kepada-Ku, pasti Aku akan mengingatmu.”  Jika Allah sudah melupakan seorang hamba, berarti orang itu lupa pada dirinya sendiri. Dan inilah puncak dari keburukan.
31. Menjadi cahaya bagi seorang hamba. Baik ketika di dunia, di alam kubur, ketik dibangkitkan, maupun saat dikumpulkan kelak.
32. Dzikir puncak segala suara, pintu untuk sampai kepada Allah, dan kekuatan yang bisa menghancurkan hawa nafsu. Manakala dzikir sudah tertancap kuat di dalam kalbu, sementara lidah menjadi pengikutnya, saat itulah pedzikir menjadi kaya, terhormat, dan mulia. Sementara hamba yang lalai, kalaupun kaya akan menjadi fakir. Dan kalau berkuasa akan menjadi hina. Naudzubillah
33. Orang yang berdzikir akan diteguhkan kalbunya, dikuatkan tekadnya, dijauhkan dari kesedihan, dan kesalahan, serta dijauhkan dari setan dan tentaranya. Selain itu hatinya akan didekatkan kepada akhirat dan dijauhkan dari dunia.
34. Dzikir laksana pohon berbuah makrifat. Ia adalah modal setiap orang arif (orang yang mengenal Allah).
35. Allah pun bersama mereka yang berdzikir dengan menganugerahkan kedekatan, kekuasaan, cinta, taufik, dan perlindungan-Nya.
36. Nilai dzikir sama dengan membebaskan budak, berjihad, mati di jalan Allah dan berinfak.
37. Dzikir adalah puncak, pangkal dan pondasi syukur.
38. Orang yang lidahnya selalu basah dengan dzikir serta senantiasa menjaga perintah dan larangan-Nya, maka ia berhak masuk surga ; tempat para kekasih dan orang-orang yang dekat dengan-Nya. Karena orang yang paling mulia di sisi Allah adalh orang yang paling
      bertakwa. Ia akan masuk surga dalam keadaan tertawa dan tersenyum bahagia.
39. Dzikir bisa menghilangkan sifat keras dalam hati dan melunakkannya.
40. Apabila kelalaian merupakan penyakit, dzikir merupakan obat baginya.
41. Dzikir adalah sebab dan faktor utama yang membuat Allah menolong hamba-Nya. Sebaliknya, lalai adalah sebab dan faktor utama Allah memusuhi hamba-Nya.
42. Menangkal dan menolak segala bencana. Sebaliknya ia bisa mendatangkan nikmat dan semua yang bermanfaat.
43. Mempererat hubungan dengan Allah dan para malaikat- Nya. Sehingga seorang hamba akan keluar dari kegelapan menuju cahaya, serta masuk ke dalam             tempat kedamaian (surga).
44. Majelis-majelis dzikir merupakan taman surga. Bermain-main dalam taman surga itu tentu saja membuat Allah ridha.
45. Allah membanggakan para pedzikir di hadapan para malaikat di langit.
46. Kedudukan dzikir dibandingkan dengan ibadah-ibadah lainnya lebih tinggi dan lebih mulia.
47. Manusia yang paling utama adalah yang paling banyak berdzikir mengingat Allah dalam setiap keadaan.
48. menggantikan semua amal, entah yang terkait dengan harta atau tidak.
49. Memperkuat organ-organ tubuh.
50. Memudahkan pelaksanaan amal shaleh, memermudah urusan yang pelik, membuka pintu yang terkunci, serta meringankan kesulitan.
51. Memberi rasa aman kepada mereka yang takut sekaligus menjauhkannya dari bencana.
52. Hamba yang berdzikir, dalam berlomba akan sampai lebih cepat. Bagaimana menurut Anda seandainya engkau berada di tanah berpasir, apakah kuda yang akan Anda naiki atau keledai?
53. Dzikir menjadi penyebab seseorang diakui sebagai hamba-Nya. Sebab, ia telah menyebutkan keagungan, keindahan, dan pujian untuk-Nya.
54. Tempat tinggal di surga dibangun dengan dzikir. Sementara orang yang lalai tidak bisa membangun apa-apa di dalamnya.
55. Dzikir adalah penghalang antara seorang hamba dan api neraka. Jika hamba tersebut berdzikir secara istiqamah, penghalang itu akan menjadi baik dan kokoh. Jika tidak, ia akan menjadi lemah dan rapuh.
56. Dzikir adalah api yang aktif bekerja. Jika ia masuk dalam rumah, ia akan memusnahkan semua yang ada, serta melenyapkan sisa makanan berlebih, entah karena kenyang atau karena mengonsumsi barang haram. Ia juga menghilangkan kegelapan sekaligus memantulkan cahaya yang bersinar terang.
57. Malaikat memintakan ampunan bagi seorang hamba yang tekun berdzikir dan memuji-Nya.
58. Bumi dan gunung berbangga dengan para penghuni di atasnya yang berdzikir mengingat Allah.
59. Dzikir adalah ciri seorang mukmin yang bersyukur. Adapun orang munafik sangat jarang berdzikir. Mereka lalai berdzikir karena harta dan anak-anaknya sangatlah merugi.
60. Orang yang berdzikir akan mendapatkan kenikmatan yang jauh lebih lezat daripada kenikmatan makanan dan minumam.
61. Wajah dan hati orang yang berdzikir di dunia ini diliputi oleh cahaya dan kesenangan. Sementara di akhirat nanti, wajahnya jauh lebih putih dan bersinar daripada rembulan.
62. Bumi akan menjadi saksi atas orang yang berdzikir sebagaimana ia menjadi saksi atas orang-orang yang bermaiksiat dan yang taat.
63. Dzikir bisa mengangkat derajat hamba pada kedudukan yang peling tinggi.
64. Orang yang berdzikir akan tetap hidup walaupun sudah mati. Sebaliknya, orang yang lalai walaupun masih hidup sebetulnya tergolong mati.
65. Dzikir menghilangkan rasa dahaga saat kematian tiba, sekaligus memberikan rasa aman dari segala kecemasan.
66. Pedzikir yang berada di tengah-tengah orang lalai seperti rumah gelap yang di dalamnya ada lampu.  Orang lalai seperti malam gelap gulita yang tak pernah sampai ke pagi.
67. Pedzikir yang terlalaikan oleh sesuatu bisa mendapatkan hukuman. Hal ini sama seperti orang yang duduk bersama raja tanpa adab.
68. Sesaat saja menghadirkan kalbu dalam dzikir, akan         melindungi diri dari maksiat. Walaupun perlindungan tersebut sedikit, namun mempunyai manfaat sangat besar.

Selasa, 17 Januari 2012

Mukjizat Puasa (dari buku Mengobati Penyakit Itu Mudah / MPIM karya Moeslih Rosyid)


Mark Fadon, seorang pakar kesehatan Amerika , juga mengatakan bahwa setiap orang perlu melakukan puasa , sekalipun dia tidak sakit. Hal ini karena toksin-toksin makanan yang bertumpuk didalam tubuh menjadikannya seperti orang sakit, memberatinya dan menurunkan kebugarannya. Dengan puasa , berat badannnya akan berkurang dan toksin-toksin itu akan larut dan dibersihkan dari tubuhnya dengan sempurna. Puasa juga membantunya dalam proses regenerasi dan revitalisasi sel-sel tubuh. Ia akan merasakan kekuatan dan kebugaran yang tidak pernah dirasakan sebelumnya.
Logika bahwa puasa itu sehat



Dalam pandangan medis , puasa dapat mencegah masuknya bahan makanan yang mengandung oksidant atau sampah ke dalam tubuh selama beberapa jam atau beberapa hari. Seseorang mampu hidup selama empat puluh hari hanya dengan mengkonsumsi air. Dr. ‘Abdul  Jawwad Ash-Showi ,peneliti pada Hai’atul I’jazil ‘Ilmi fil Qur’an was Sunnah  ( Lembaga Pengajian Mukjizat Ilmiah dalam Al Qur’an dan As- Sunnah ), menyebutkan bahwa aktivitas dan gerakan selama puasa akan memasok glukosa bagi tubuh. Glukosa ini dibuat atau disimpan dalam liver , di man dia merupakan nutrisi otak yang paling ideal. Ia juga digunakan untuk produksi sel darah merah , pembentukan tulang , jaringan saraf dan otot , serta menjadikannya memiliki kemampuan yang lebih baik.
Gerakan dan aktivitas selama puasa juga membantu terjadinya suplai tenaga yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Suplai tenaga digunakan dalam seluruh proses hidupnya serta memberikan kontribusi sangat efektif dalam proses pembersihan racun dan asam berbahaya yang disimpan didalam tubuh. Sebaliknya , kemalasan dan banyak tidur ketika puasa akan menyebabkan timbulnya efek-efek negatif , seperti kerusakan jam biologis , bertambahnya cadangan energi berbahaya , dan penurunan proses pencernaan.
Islam menekankan pentingnya mengkonsumsi makanan tertentu ketika berbuka , seperti kurma, susu, dan air. Karena makanan –makanan tersebut memiliki kandungan gizi , disamping memilki keistimewaan mudah dicerna. Selain itu jenis makanan tersebut cepat diserap, untuk menggantikan unsur-unsur gizi yang hilang dari tubuh, dan menyuplai tenaga yang dibutuhkan oleh tubuh.  So, tubuh bisa kembali fit dan segar.


Masuk islam karena puasa

Seorang ahli gizi Amerika yang kemudian menyatakan keislamannya adalah Andrea. Dia telah melakukan beberapa uji coba yang menghasilkan kesimpulan bahwa puasa bisa melakukan regenerasi 10 % sel tubuh pada sepuluh hari pertama puasa Ramadhan. Pada sepuluh hari kedua melakukan regenerasi 66 % sel tubuh. Sedangkan sepuluh hari terakhir tubuh telah berhasil melakukan regenerasi seluruh sel.
Ia juga mendapat kesimpulan bahwa tingkat kecerdasan dan kemampuan konsentrasi seorang bertambah selama siang bulan Ramadhan dan ketika sedang menjalankan puasa. Ia juga menegaskan bahwa imunitas atau daya tahan tubuh meningkat sepuluh kali lipat dari sebelumnya di sebabkan oleh puasa. Andre pun berhasil mengungkap fakta bahwa puasa membantu menghimpun mineral-mineral sodium di dalam organ ginjal . Mineral-mineral ini berperan membantu meluruhkan batu ginjal.
Mempelajari cara berpuasa, lalu Andrea menekankan pentingnya mengikuti petunjuk Nabi dalam menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur. Ia menyatakan bahwa tubuh orang yang berpuasa mengandalkan glikogen yang dicadangkan oleh hepar sebagai bahan baku untuk memperoleh kalori. Glikogen tersebut akan berubah menjadi glukosa lantas mengatur kadar gula dalam darah. Sebab , otak tidak bisa menyerap nutrisi kecuali dibarengi dengan gula . Karena itu , pada saat kadar gula dalam tubuh berkurang , maka hepar memberikan suplai gula kepadanya. Apabila cadangan gula habis , maka unsur –unsur lamak di dalam tubuh akan diurai menjadi kalori. Selama proses penguraian ini, terbentuklah sejumlah materi berbahaya yang bisa menyebabkan otak kehilangan kesadaran . Maka menyegerakan berbuka bisa menghindarkan seseorang dari hilangnya kesadaran otak .
Manfaat lain puasa katanya, berdasarkan fakta yang ditemukannya bahwa puasa mengurangi sekresi hormon testosteron dan hormon estrogen hingga tinggal sepersepuluhnya saja. Itulah yang membantu seseorang dalam mengendalikan nafsu seksnya. Karenanya Rasulullah SAW memberikan nasehat kepada pemuda yang belum mampu menikah untuk berpuasa. Ia juga menegaskan bahwa puasa juga membantu para wanita yang mengalami inbalance hormon ( ketidakseimbangan hormon ). Biasanya ini terjadi dalam proses kehamilan , sebagaimana juga membantu menyembuhkan kelemahan seksual dan meningkatkan kesuburan kaum pria. Dari semua bukti yang telah dipaparkannya tadi, maka Andre bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah. Beliau telah menjadi seorang muslim, Subhanallah.






Ungkapan para pakar tentang 
puasa itu sehat

Profesor Nicolaf Bilwy , seorang pakar medis dari Rusia dalam bukunya “Lapar Untuk Sehat” yang terbit pada tahun 1976 M ,menyatakan bahwa setiap orang , khususnya penduduk kota besar , harus melakukan puasa dengan menghindari makan selama 3- 4 minggu dalam setiap tahun, agar bisa menikmati kesehatan yang baik sepanjang hidupnya.

Mark Fadon, seorang pakar kesehatan Amerika , juga mengatakan bahwa setiap orang perlu melakukan puasa , sekalipun dia tidak sakit. Hal ini karena toksin-toksin makanan yang bertumpuk didalam tubuh menjadikannya seperti orang sakit, memberatinya dan menurunkan kebugarannya. Dengan puasa , berat badannnya akan berkurang dan toksin-toksin itu akan larut dan dibersihkan dari tubuhnya dengan sempurna. Puasa juga membantunya dalam proses regenerasi dan revitalisasi sel-sel tubuh. Ia akan merasakan kekuatan dan kebugaran yang tidak pernah dirasakan sebelumnya.

Alexus Carel, seorang peraih hadiah nobel di bidang kedokteran , mengatakan dalam bukunya yang berjudul “Manusia Makhluk Misterius” terlalu banyak mengkonsumsi makanan bisa menghilangkan sebuah fungsi penting yang memilki peranan besar dalam menjaga kelestarian makhluk hidup di permukaan bumi. Yaitu fungsi adaptasi dengan sedikit makanan. Karena itulah , sejak dahulu hingga sekarang manusia menjalankan puasa.
Seluruh agama juga mengajarkan kewajiban puasa  dan menahan diri dari makanan dalam jangka waktu tetentu.  Ketika pertama kali dijalani ia akan menimbulkan perasaan lapar , kadang –kadang juga menimbulkan getaran saraf , kemudian diikuti dengan perasaan lemah. Namun disamping itu, ia juga menimbulkan gejala-gejala lain yang tersembunyi yang bernilai sangat penting. Hal inidisebabkan pada saat itu pula cadangan gula yang ada di hepar akan bergerak dibarengi dengan bergeraknya sebagian lemak yang disimpan di bawah jaringan kulit. Dari situ , seluruh organ tubuh akan mengorbankan cadangan yang ada padanya dalam rangka menjaga keseimbangan internal yang sempurna dan kesehatan jantung.
Puasa juga membantu membersihkan jaringan –jaringan di dalam tubuh manusia dari toksin-toksin dan lemak-lemak yang menumpuk didalamnya. Seseorang yang berusia panjang ditanya tentang rahasia kesehatan dan kebugarannya, maka ia menjawab , “Penyebabnya adalah karena saya biasa menjalankan puasa”.

Dr. Muhamad Sa’id As-Suyuti  mengatakan bahwa puasa membantu untuk mencegah penumpukan zat-zat toksin yang berbahaya di dalam tubuh,seperti uric acid (asam urat, asam urine) ,frosfat, amonia, serta berbagai jenis asam dan mineral berbahaya. Ia juga menjaga tubuh dari penyakit encok ( gout ) artritis ( radang sendi ) serta mencegah terbentuknya batu ginjal.

Dr. Ibrohim Rowi mengatakan bahwa puasa akan mendongkrakk aktivitas sel-sel otak yang akan meningkatkan kinerjanya disebabkan oleh berhentinya aktivitas organ pencernaan. Selanjutnya darah mengalir deras ke jaringan otak untuk menyuplai nutrisi terbaik kepada serat-seratnya , agar bisa bekerja. Inilah penjelasan tepat mengenai rahasia kebiasaan puasa pada orang-orang yang memiliki otak cerdas, guna mengoptimalkan kemampuan otak dan akal mereka.

Dr. Eufrat Lomes , mengatakan , “Puasa merupakan metode paling tua di dunia yang digunakan untuk proses pemulihan dan penyembuhan natural. Memang benar, puasa akan memulai proses pembersihan tubuh yang menakjubkan. Yaitu  mencapai seluruh sel dan jaringan tubuh selama jangka waktu puasa , dimana enzim-enzim tidak lagi terkonsentrasi dilambung melainkan diusus sehingga enzim-enzim tersebut bisa mencapai pembuluh darah. Otomatis sekaligus membersihkan tubuh dari racun-racun dan sisa –sisa kotoran yang tertumpuk di dalam tubuh akibat sisa –sisa proses oksidasi dan pembakaran , serta dari sel-sel mati. Disamping itu, seluruh organ tubuh dan kelenjar yang tersebar di tubuh akan mendapat istirahat panjang. Dalam jangka istirahat itu terjadi proses pembersihan , rekonstruksi sel dan perbaikan sistem kerjanya.

Dr. Patricia Paroki mengatakan , Puasa telah terbukti manfaatnnya secara intelektual, fisik maupun spritual. Ia mengatakan proses pembersihan tubuh dari berbagai jenis  toksin , membantu proses pemulihan , membantu menyeimbangkan kelebihan berat badan, menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol, serta menigkatkan imunitas tubuh. Apabila kita ingin terbebas dari berbagai toksin yang menumpuk di dalam tubuh kita harus berpuasa. Melalui puasa kita juga telah memberikan istirahat fisiologis bagi tubuh kita, yang akan membangun kekuatan yang sangat penting. Pembaca tahu?, semakin tinggi kekuatan itu semakin tinggi pula tingkat keterbebasan kita dari toksin, dan kita akan menikmati kehidupan kita yang sehat.

Dr. Herbart Shilton mengatakan bahwa penggunaan puasa sebagai terapi sudah terjadi sejak lama. Tabib legendaris Arab, Ibnu Sina , juga telah menggunakan puasa sebagai terapi bagi pasien-pasiennya.  Ia memberikan resep puasa kepada mereka selama tiga minggu atau lebh.

Dr. Joseph Rodrigue mengatakan , “Semua penyakit bermula dari sistem pencernaan. Jika anda menginginkan kesehatan , namun anda tidak kunjung menemukan jawaban untuk kesembuhan dan kesehatan anda. Ia merupakan sumber penyakit Anda, seekaligus akan menjadi sumber pemulihan dan kesembuhan Anda.

Dr. Leony Brown, mengatakan dalam artikelnya dengan judul “Melihat Lebih Jauh tentang Puasa Preventif” , “Meskipun saat ini jawaban populer yang dilontarkan ketika sakit adalah “lakukan terapi” , namun saya menganjurkan kepada anda untuk mengambil jalan sebaliknya.  Puasa preventif adalah kisah sukses untuk mendapatkan pemulihan dan kesembuhan . Puasa akan memacu perubahan-perubahan metabolik kimiawi, dalam tubuh, yang pada umumnya memeliki efek penyembuhan dan pembersihan.
Organ –organ amanusia ketika dikosongkan , akan beristirahat , menjaga kekuatan , serta memacu proses pembersihan zat-zat berbahaya dan kotoran kotoran dalam tubuh. Selain itu juga mengaktifkan proses rekonstruksi sel secara lebih optimal . Puasa merupakan tekik terapi paling tua yang dikenal oleh bangsa manusia. Banyak peradaban dan bangsa yang menggunakan puasa sebagai sarana terapi preventif yang bisa diandalkan. 
Perhimpunan-perhimpunan yang mendukung terapi puasa telah , mengemukakan beribu-ribu testimoni   dari orang –orang yang telah berhasil memperoleh kesembuhan dengan puasa. Penyakit asma, alergi, artritis, , migrain, berbagai penyakit kulit dan sistem pencernaan, serta kehilangan nafsu makan sembuh dengan terapi puasa. Dalam testemoni tersebut, mereka mengaku bahwa puasa selalu menjadi solusi pertama bagi penyakit mereka.

Leon Chito , pakar pengobatan tradisional dari Inggris mengatakan “ Efek samping yang paling berat dirasakan oleh orang yang sedang berpuasa hanyalah perubahan warna lidah, pusing dan perubahan bau mulut. Namun hasil yang diperoleh benar-benar luar biasa , diantaranya penguatan sistem kekebalan secara signifikan dan nyata.


Kesimpulan ilmuan Barat tentang 
mukjizat puasa


Sejumlah ilmuan barat telah menyimpulkan beberapa manfaat dan mukjizat puasa berdasarkan berbagai penelitian ilmiah yang mereka lakukan. Diantaranya adalah Shilton dalam bukunya “Puasa” , Lawtzener dalam bukunya “Kembali Hidup Sehat Dengan Puasa” , dan Dowey dalam bukunya “Puasa Yang Menyembuhkan” . Diantaranya adalah pernyataan –pernyataan berikut ini  :

~  Puasa merupakan relaksasi bagi tubuh yang bisa memberikan kesempatan kepada tubuh untuk memperbaiki saraf-saraf yang rusak dan merevitalisasi diri.

~  Puasa menghentikan penyerapan zat-zat yang tersisa diusus lantas mengupayakan pembuangannya, di mana keberadaannya di dalam usus dalam jangka waktu yang lama bisa mengubahnya menjadi endapan-endapan toksin yang berbahaya bagi tubuh.

~ Puasa adalah satu-satunya sarana efektif untuk mengelurkan toksin yang menumpuk di tubuh yang masuk ke dalam tubuh melalui kondisi lingkungan yang polutif.

~  Berkat puasa , organ–organ pembuangan memulihkan dan meningkatkan fungsinya dalam membersihkan tubuh , satu hal yang akan menghasilkan terkendalinya stabilitas energi di dalam darah dan cairan tubuh. Itulah yang menjelaskan mengapa ada konsensus medis mengenai pentingnya pelaksanaan pemeriksaan dan analisa medis sesudah puasa.

~  Puasa membantu tubuh dalam melepaskan zat-zat berlebihan dan endapan–endapan berbahaya di dalam jaringan yang ada di dalam tubuh penderita sakit.

~  Puasa mengembalikan kemudaan serta kebugaran sel-sel dan jaringan –jaringan di dalam tubuh.

~  Puasa memperbaiki fungsi-fungsi sistem pencernaan , pernapasan , dan peredaran darah.

~  Puasa adalah terapi yang manjur bagi berbagai penyakit kejiwaan ,organ , dan penyakit sosial.

~  Puasa membuka sumbatan otak dan meningkatkan kecerdasan .

~  Puasa memiliki pengaruh positif yang penting bagi seluruh tubuh , dalam maupun luar.

~ Puasa memberikan tambahan tenaga dan energi bagi tubuh yang di perlukan untuk proses pencernaan, serta menyimpannya untuk aktivitas-aktivitas lain yang lebih penting dan lebih mempunyai prioritas , misalnya memerangi  penyakit dan memperbaiki luka.

~  Puasa memilki pengaruh menakjubkan terhadap jiwa manusia dan kesehatan fisik . Manfaat-manfaat kejiwaan yang diperoleh orang yang berpuasa memilki peran positif dalam memperbaiki berjalannya fungsi-fungsi organ di seluruh sistem yang ada di dalam tubuh. Hal ini di karenakan adanya keterkaitan yang kuat antara kondisi kejiwaan dan kesehatan badan.

~  Puasa melatih kesabaran, menguatkan tekad dan membentuk jiwa perwira.

~  Puasa meningkatkan keikhlasan , menambah kekuatan dan menjauhkan dari bebagai perbuatan keji.

~  Puasa mengendalikan nafsu seks, mencegahnya menguasai tubuh dan menguatkan kemauan .

~  Puasa meningkatkan kepekaan sosial , meningkatkan ikatan-ikatan keakraban dan solidaritas sosial.

~  Puasa adalah wahana pendidikan akhlak mulia.

~  Puasa merupakan olahraga bagi fisik, pembersihan bagi jiwa, perisai bagi manusia dan benteng bagi masyarakat.

Mukjizat sedekah (dari buku Mengobati Penyakit Itu Mudah / MPIM karya Moeslih Rosyid)


Apa yang didapat wanita itu setelah bersedekah?, tidak saja ketenangan akan datangnya ajal yang kata dokter bisa datang setiap saat dalam waktu dekat, tetapi kemudahan dan rejeki yang diperolehnya semakin berlimpah. Kenyataan ini kian membuatnya bersemangat untuk bisa lebih banyak lagi bersedekah dan berinfak. Tak ada pamrih, tak ada tendensi dan tak ada keinginan untuk mendapatkan balasan atas kebaikannya itu. Bahkan balasan dari Allah sekalipun, katanya. Tetapi nyatanya Allah semakin memberinya harta yang lebih banyak lagi. Allah semakin memercayainya untuk dapat diberikan titipan-titipan berupa harta itu kepadanya
Kanker mematikan sembuh 
dengan bersedekah





  
Seorang wanita Aljazair yang tinggal di Arab Saudi terkena penyakit kanker hingga ia merasa ajalnya sudah dekat. Kanker tersebut sudah menyerangnya sejak beberapa tahun yang lalu. Keyakinannya kepada Allah membuatnya bisa berfikir optimis bahwa dia akan bisa terus hidup dan tidak meninggal dunia karena penyakit mematikan itu. Lalu yang ia lakukan sebagai persembahan kepada Tuhannya adalah dengan menginfakkan rejeki yang diperolehnya kepada anak yatim dan fakir miskin.
Apa yang didapat wanita itu?, tidak saja ketenangan akan datangnya ajal yang kata dokter bisa datang setiap saat dalam waktu dekat, tetapi kemudahan dan rejeki yang diperolehnya semakin berlimpah. Kenyataan ini kian membuatnya bersemangat untuk bisa lebih banyak lagi bersedekah dan berinfak. Tak ada pamrih, tak ada tendensi dan tak ada keinginan untuk mendapatkan balasan atas kebaikannya itu. Bahkan balasan dari Allah sekalipun, katanya. Tetapi nyatanya Allah semakin memberinya harta yang lebih banyak lagi. Allah semakin memercayainya untuk dapat diberikan titipan-titipan berupa harta itu kepadanya.
Dan yang benar-benar aneh adalah tanpa ada kesepakatan, tanpa ada perjanjian yang dibuat baik lisan maupun tertulis, beberapa orang shaleh kemudian datang kepadanya tanpa diundang. Atas ijin Allah orang shaleh tersebut mampu mengobatinya sehingga penyakitnya benar-benar hilang. ‘Subhanallah, orang-orang yang saya tidak mengenalnya telah menolong saya. Pasti ini adalah pertolongan Allah atas perbuatan sedekah saya,’ katanya.

Mandul bisa sembuh dengan sedekah




Kisah lain dialami oleh seorang wanita yang telah divonis mandul oleh dokter. Kata dokter dia dinyatakan tidak mungkin dan tidak bisa mengandung dan kemandulannya tidak mungkin diobati. Atas doa-doa yang terus dipanjatkannya pada forum shalat malamnya, kemudian Allah memberinya taufik kepadanya. Ia kemudian bersedekah kepada seorang wanita miskin yang dikenalnya.
Setelah bersedekah ia meminta didoakan oleh wanita itu agar memperoleh seorang anak. Baru tiga bulan setelah wanita itu bersedekah, ternyata ia sudah punya anak kembar dalam rahimnya. Subhanallah
Bila Allah mau, hal-hal yang mustahil terjadi pun bisa dengan mudah menjadi kenyataan. Mengapa kita sering tidak yakin dengan kebesaran Allah? Bukankah Allah  sudah berjanji. “Waman yataqqillaha yaj’al lahu makhraja, wayarzuqhum min haitsu la yahtasib. Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Allah akan memberinya jalan keluar dan rejeki dari arah yang tidak disangka-sangka”. So, masih meragukan Allah? Karenanya buku ini di bagian kanan atas terpampang tulisan “hadiah untuk orang yang yakin”. Orang yang yakin akan terus mendapat hadiah dan hidayah dari Allah SWT, mau?



Imam masjid tidak jadi 
kehilangan putra kesayangannya karena sedekah







Satu lagi dari sekian banyak kisah keajaiban sedekah. Syech Abdul Hadi seorang imam badal di Masjid Ridhwan di kota Halab Syria berkisah. Setelah menikah beliau dikaruniai seorang putra pertama. Kehidupan beliau sangat bahagia sehingga datanglah ujian dari Allah dengan penyakit serius yang diderita anak  kesayangannya. Dokter pun tidak mampu menolongnya. Penyakitnya semakin hari semakin parah yang kian membuat kesedihan di keluarga itu. Terlebih atas penyakit yang diderita anaknya beliau tidak bisa berbuat apa apa. Bisa dibayangkan betapa ujian ini sangat besar. Akhirnya diserahkannya urusan tersebut sepenuhnya kepada Allah. Beliau telah merasa berikhtiar, sehingga saatnya diserahkan semuanya kepada Allah. Bertawakallah dia.
Beliau benar, secara tiba-tiba datang seseorang yang menunjukkan kepadanya dokter ahli yang bisa mengobati penyakit seperti yang diderita anak pertama dan satu-satunya itu. Lalu dibawalah anak itu kesana. Di sepanjang jalan anaknya mengeluhkan demam yang dideritanya. Seakan penyakit itu menggerogoti tubuh dan hatinya. Harapannya adalah tentu dokter segera bisa menyelesaikan permasalahan tersebut.
Tetapi apa yang terjadi? Dokter yang sungguh diharapkan kehebatannya tersebut barkata,”jika malam ini panas tubuhnya tidak bisa menurun, mungkin ia tidak akan bisa bertahan sampai besok pagi,” kata-kata itu bak halilintar yang menyambarnya hidup-dihup.  Maka dengan perasaan yang kian sedih dibawanya anak tercinta itu pulang.
‘Rasa sakit yang diderita anakku membuat mataku tak bisa terpejam,’ katanya. Lalu beliau shalat malam dan seusai shalat ditinggalkannya sang istri yang sedang menangisi anaknya dalam pelukannya. ‘Tanpa arah dan tujuan, kulangkahkan kakiku demi anak kami,’ katanya lebih lanjut. Dan tiba-tiba sang imam baru sadar akan adanya sebuah hadits Nabi SAW, ”obatilah penyakitmu dengan sedekah,” ‘Namun di malam buta seperti ini mau bersedekah kepada siapa?,’ tanyanya. Pintu rumah siapa yang akan kuketuk? Dan jika aku nekad mengetuknya, apakah tidak akan menimbulkan kecurigaan? Terjadilah self talk, perang batin dalam diri sang imam.
Di saat kebingungan itu, tiba-tiba sang imam mendengar rintihan seekor kucing yang kelaparan di malam yang kelam. Segera teringatlah beliau akan sabda nabi ketika ada seseorang yang bertanya,” apakah kami mendapatkan pahala karena mengasihi binatang?” beliau menjawab, “dalam setiap hati yang basah ada pahala,” hadits ini shaheh dan diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim. Kemudian sang imam segera melesat masuk ke rumah mengambil sekerat daging untuk diberikan kepada kucing itu.
Ketika masuk ke rumah dan mengunci pintu, tiba-tiba terdengar teriakan sang istri. “Kamu sudah kembali? Cepat kemari…!!,” teriak istrinya yang bergegas didatanginya dengan perasaan tak karuan.
“Ya aku pulang, ada apa?, “ tanyanya yang lalu dijawab dengan cerita panjang sang kekasih.
“Beberapa saat setelah engkau pergi, aku tertidur sambil duduk,” kata sang istri kepada Imam. “Dalam tidur  itu aku bermimpi ada seekor burung berwarna hitam turun dari langit untuk mengambil anak kita dariku.  Aku takut sekali dan tak tahu apa yang harus aku lakukan. Dalam kecemasan itu, tiba-tiba ada seekor kucing yang mempertahankan anak kita. Tak pernah kulihat kucing sekuat itu. Sebab ia mampu mengusir burung elang yang sedemikian besar. Lalu aku terjaga dan kamu datang,” urai sang istri sambil berurai air mata.
Mereka tersenyum, saling menatap yang tak jelas artinya. “Semoga pertanda baik,” celetuk sang imam menghibur. Bersamaan dengan itu tangan mereka meraba anaknya. Entah tangan siapa yang lebih dahulu menyentuh sang anak. Ternyata suhu badannya sudah turun dan keesokan harinya ia sudah bisa bermain dengan teman-temannya. Sembuhlah sang anak. Bahkan ketika berusia tujuh belas tahun si anak sudah menghafal Al-Qur’an tiga puluh juz dan mengajar di masjid Ridhwan.
Tiga kisah di atas tentu memudahkan saya untuk tidak perlu terlalu banyak memberikan penjelasan, betapa memang sedekah bukan saja akan meningkatkan jumlah harta kita, tetapi juga obat mujarab yang sangat mustajab. So, tidak ada alasan lagi bagi kita untuk tidak memperbanyak sedekah. Dan mulai saat ini, mari kita jadikan sedekah sebagai obat yang bisa menyembuhkan segala macam penyakit.
Obatilah penyakitmu dengan 
sedekah (Hadits)